Notebook Rusak, :(

N

Seminggu yang lalu pas di Jakarta, notebook Macbook Pro aku rusak. Layarnya jadi putih, bergaris-garis. Kemungkinan karena kepanasan. Sempat kecewa, kesel, sedih. Lalu aku bawa ke estore tempat service centernya. Hari ini sudah diemail mengenai perbaikannya. Menurut aku agak mahal, sekitar Rp 9 jt (logicboard-nya katanya yang rusak). Wow, mahal sekali… Kelihatannya untuk sementara aku akan coba tidak diperbaiki dulu, datanya saja yang dipindah cari alternatif lain. Kalau ini kejadian 2 tahun yang lalu, biasanya aku marah-marah, pundung sendiri cukup lama. Tapi yang ini aku berusaha lihat dari sisi baiknya.

Lebih banyak mikir di kantor, bermain dan menemani keluarga (istri, anak, papa, mama, dkk). Yang biasanya aku seneng komputeran terus sampai malam. Ternyata hasilnya cukup membuat saya-nya sendiri jadi lebih senang.

credit photo: http://pixelperfectdigital.com/photo/669/printed-circuit-board-background.html

Nah diantara semua pekerjaan yang saya ngga suka, yang utama adalah install ulang komputer beserta keluarganya (pindahin data, setting-setting).

Untung ada beberapa yang sekarang jadi dipermudah, contohnya saya mulai menggunakan bookmark dengan lebih rapih dan tidak ngasal. Untuk browser Chrome ternyata sangat membantu. Sebagian yang saya gunakan di notebook, sudah otomatis tercopy di Chrome browser yang baru diinstall.

Untuk password manager, saya menggunakan LastPass. Ini juga sangat membantu mengingat password-password. Cuma saya baru mulai beberapa lama yang lalu, sehingga masih cukup banyak password yang saya tidak ingat dan kelupaan ada di notebook.

Untuk catatan, saya juga terbantukan karena menggunakan Evernote. Cuma masih ada catatan-catatan yang belum dipindah ke evernote.

Untuk data, sebagian sudah menggunakan Dropbox dan BitSync. Cuma problemnya saya tidak berani menggunakan semuanya dengan dropbox / bitsync. Karena kalau datanya cukup banyak, akan sangat berpengaruh pada koneksi internet. Bisa sih secara manual kita on / off / pause proses sync tersebut. Tetapi jadi rumit, alias harus berpikir.

Tapi masih banyak data-data yang tertinggal di notebook tersebut, seperti email (karena saya menggunakan popmail, bukan imap). Juga photo-photo, installer (ada 1-2 apps yang sudah tidak bisa didownload dari situsnya padahal baru saja beli. Contoh metrotwit, collectorz). Bakal bisa, tapi butuh waktu.

Akhir kata, harusnya dengan kejadian ini saya jadi belajar. Bagaimana menghandle ini di kemudian hari. Bagaimana meluangkan waktu beserta keluarga lebih, bagaimana mengalokasikan waktu lebih dengan teman-teman, anak kantor, keluarga. Bagaimana bekerja tidak menggunakan komputer. Saya yakin Tuhan pasti ada maksud dengan kejadian ini…

ps. kalau ada teman-teman yang bisa kasih info mengenai perbaikan mbp ini, boleh sharing. Terima kasih.

About the author

Mico Wendy

Saya suka membaca buku, mencoba hal baru, berpetualang.

1 Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  • Wah Mico, lo harusnya kontak suami gw, Benny, nah adiknya Benny di Surabaya sih..itu jago pisan benerin elektronik termasuk laptop, hp, dll (dulu emang kuliah Elektro), ada clientnya Benny dulu juga benerin Sony Vaio ke service center hampir kena jutaan itupun nggak janjiin bisa bener malah disuruh beli baru, sama si Candra ini (adiknya Benny) jauhhhhh lebih murah dan tokcer bener lagi. Emang talented bgt di bidang ini. Hmm tapi sayang nggak di Jakarta/Bdg ya..itu dia masalahnya eh

By Mico Wendy

Mico Wendy

Saya suka membaca buku, mencoba hal baru, berpetualang.

Get in touch