Pasar Pejuang Wisata (pejuangwisata.com)

P

Perusahaan tempat saya berusaha (HolaHalo.com) termasuk salah satu perusahaan yang terpengaruh karena adanya Covid-19. HolaHalo.com bergerak di bidang pariwisata khususnya “Indonesia Travel Marketplace”. HolaHalo.com diluncurkan pada akhir Desember 2019. Baru beberapa bulan sejak itu, Covid-19 melanda dunia dan Indonesia. Awalnya saya berpikir bahwa Covid-19 ini seperti waktu itu flu burung, di mana Indonesia tidak terlalu terpengaruh yang katanya karena berada di khatulistiwa. Ternyata saya salah.

HolaHalo.com – Indonesia Travel Marketplace

Dari banyak chat dan chat group, tidak sedikit teman-teman yang membanting stir dengan berjualan makanan, alat kesehatan, tanaman, dan lainnya untuk sementara (atau bisa juga nantinya bisa permanen). Rata-rata teman-teman menggunakan foto, terus mengirimkan foto tersebut ke WA Group.

Kekurangan dengan metode ini, chat tersebut akan hilang dengan banyaknya chat yang jalan. Juga hanya menjangkau pihak-pihak yang di dalam lingkaran dalam kenalan. Selain itu, pemerintah juga sering mengatakan bahwa terpukulnya bidang pariwisata sangat dalam, sehingga sangat membutuhkan bantuan pemerintah dan teman-teman lainnya.

Karena itu, kami mencoba memberikan solusi: www.pejuangwisata.com, yaitu list, daftar produk-produk yang dijual oleh sesama pelaku pariwisata. Kami berharap dengan adanya “Pasar Pejuang Wisata” ini dapat saling membantu pelaku pariwisata di berbagai daerah seIndonesia, alias dari Sabang sampai Merauke. Dengan adanya pasar ini, siapapun yang membutuhkan produk tersebut di kota / kabupaten tertentu dapat dimudahkan.

Pasar Pejuang Wisata (www.pejuangwisata.com)

Kami mencoba menyederhanakan untuk customer memesan produk-produk tersebut. Misalnya jika teman-teman penjual mau bertransaksi hanya menggunakan Whatsapp, Telegram, Line saja, atau social media (Instagram, facebook, dll), atau bisa juga dengan berbagai marketplace yang ada di Indonesia (Shopee, tokopedia, bukalapak, dsb). Kami hanya sebagai tempat mengumpulkan para pelaku pariwisata yang terdampak.

Ada banyak orang juga yang menganjurkan agar rekan-rekan yang lebih beruntung membeli produk di kota / kabupatennya, mungkin di sekitarnya. Misalnya Pak Ridwan Kamil juga pernah mengatakannya di salah satu media agar teman-teman PNS juga membantu dengan membeli produk yang dijual (sebaiknya jangan nawar). 🙂 Tentu saja jangan lupa protokol kesehatan. Itu udah otomatis teman-teman semua harus hati-hati.

Kesuksesan “Pasar Pejuang Wisata” hanya bisa terjadi dengan kerjasama semua stakeholder Pariwisata dan seluruh rakyat Indonesia.

About the author

Mico Wendy

Saya suka membaca buku, mencoba hal baru, berpetualang.

Add Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

By Mico Wendy

Mico Wendy

Saya suka membaca buku, mencoba hal baru, berpetualang.

Get in touch